Jam Kerja :Senin - Sabtu 08.00 - 16.00 WIBTelp: +62 812-3887-4441

Kandang Ayam Close House Archives | MASTER TUKANG

Kandang-Cage-Koloni-Apartemen.jpg

Mengenal Kandang Cage Koloni Apartemen ~ Kepadatan broiler per kandang bisa 3,5 kali lebih tinggi ketimbang kandang tipe litter. Berbeda dari umumnya kandang broiler (ayam pedaging) yang menggunakan litter sebagai alas, kandang yang di istilahkan dengan Kandang Cage Koloni Apartemen ini tak ubahnya seperti apartemen.

Di kandang ini ayam broiler dipelihara dalam koloni–koloni yang bertingkat-tingkat, 3 hingga 4 tingkat jumlahnya. Cage ini berada di dalam bangunan closed house (kandang tertutup). Dalam 1 closed house, bisa terdapat 4 sampai 6 baris cage, dengan ukuran masing-masing ruang kandang dapat disesuaikan dengan kebutuhan ideal.

Kebutuhan pakan dan air minum dipenuhi menggunakan alat otomatis, dan alas kandang (model slatted floor) menggunakan plastik khusus yang tak merusak telapak kaki broiler yang dipelihara. Feses dibuang setiap hari menggunakan manure belt (semacam karet berjalan) yang dipasang di bawah tiap alas. Dengan begini, praktis tingkat amonia dalam kandang sangat rendah.

Kandang Cage Koloni Apartemen bukanlah fenomena yang baru. Kandang tipe ini sudah ada sejak 30 tahun lalu. Selanjutnya, dikarenakan terlalu banyak problem, terutama di sistem alas kandang, performa broiler yang dihasilkan kandang tipe ini tak optimal.

Alhasil sistem ini kurang berkembang untuk ayam broiler. Tapi sekarang, dengan perkembangan teknologi, kekurangan dari teknik ini telah ditemukan solusinya. Dan belakangan, keuntungan aplikasi Kandang Cage Koloni Apartemen sudah dibuktikan oleh banyak perusahaan integrator di Eropa dan di luar Eropa.

Saat ini Indonesia sudah tertinggal jauh dengan negara lain dalam investasi closed house. Padahal di tengah kondisi perunggasan yang menuntut efisiensi, performa dan marjin yang lebih baik, ditambah lagi dengan pengaruh perubahan iklim, closed house adalah keniscayaan.

Langkah terbaik peternak Indonesia untuk menyiasati jauhnya ketertinggalan, tak perlu berinvestasi di closed house yang menggunakan litter. Lebih baik langsung loncat ke closed house tipe cage. Thailand, Malaysia, dan Bangladesh sudah menggunakan tipe ini. Kepadatan broiler per kandang bisa 3,5 kali lebih tinggi ketimbang tipe litter. Apalagi dibanding dengan kandang terbuka, tentu akan lebih tinggi lagi.

Tak hanya itu, tambah Aneng, kesulitan mencari sekam berkualitas tak akan ditemui di kandang tipe cage. Kandang tipe ini menggunakan alas plastik khusus yang lembut sehingga membuat telapak kaki broiler bersih, tanpa luka dan tanpa bengkak.

Kandang Cage Koloni Apartemen memiliki keuntungan langsung dan tak langsung. Yang langsung, terlihat nyata pada rendahnya mortalitas, konversi pakan (FCR) lebih baik, pertumbuhan lebih cepat, kualitas karkas lebih baik dan biaya produksi rendah. Bahkan, panen 2 hari lebih awal dengan menggunakan kandang tipe cage. Sedangkan keuntungan tak langsung, jejak karbon akan lebih rendah dan status kesejahteraan hewan pun lebih baik.


Kontraktor-Kandang-Closed-House.jpg

Jasa Kontraktor Kandang Closed House ~ Apakah Anda seorang peternak ayam atau bebek skala kecil, sedang atau besar? Atau, anda sedang mencari bisnis yang cocok dengan modal yang tidak terlalu besar. Tahukah Anda bahwa peternakan adalah salah satu bisnis paling menggiurkan?

Semakin tinggi tingkat ekonomi masyarakat, permintaan akan daging terus meningkat. Peternakan ayam dan bebek adalah salah satu contohnya. Jadi, permintaan terhadap komoditi peternakan nggak ada matinya !!

Nah, untuk usaha peternakan yang efisien dan hemat biaya operasional, mulailah dengan cara bekerja sama dengan jasa pembuatan atau kontraktor kandang closed house system.

Mengapa Harus Kandang Closed House System?

Tahukah Anda, bahwa desain kandang ayam yang Anda gunakan dapat mempengaruhi produktivitas hewan ternak dan biaya operasional usaha Anda? Kandang Ayam Closed House merupakan kandang dengan desain tertutup, dirancang dengan pengaturan ventilasi yang baik sehingga hewan ternak di dalamnya tidak mengalami stress.

Lalu apa keuntungan pembuatan kandang close house system untuk usaha peternakan Anda ?

Hewan Ternak Lebih Sehat
Sistem tertutup membantu menghindari kontak biologi dengan organisme lain yang dapat mempengaruhi kesehatan hewan. Selain itu, ventilasi yang baik menjaga ketersediaan udara yang bersih dan sehat bagi ternak.

Iklim Yang Nyaman Bagi Ternak
Sistem kandang closed house menyediakan suasana yang kondusif untuk pertumbuhan hewan ternak Anda. Pasalnya, panas dari luar maupun yang terpancar dari tubuh ayam dikeluarkan dengan cepat menggunakan cooling system atau kipas angin, sehingga kelembaban di dalam ruangan tetap terjaga.

Lingkugan Bebas Stress Bagi Ternak
Tahukah anda bahwa stress dapat mempengaruhi perkembangan ayam. berkurangnya kontak dengan manusia, hewan lain, maupun paparan cahaya berintensitas tinggi dapat meminimalkan resiko stress pada hewan ternak.

Di dalam kandang closed house system, semuanya sudah tersedia. Ada feeder dan drinker otomatis, sehingga hewan ternak tidak perlu sering-sering kontak dengan manusia, sistem vaksinasi dengan spray, pencahayaan diatur sekondusif mungkin, dan pendinginan yang sesuai. Pembuatan kandang close house system dapat meminimalisir resiko bisnis, bukan?

Rekomendasi Kontraktor Kandang Closed House

Anda pasti setuju kalau pembuatan konstruksi kandang bukanlah perkara mudah, bukan?

Ada spesifikasi yang harus dipenuhi agar tercipta suasana yang sesuai untuk perkembangan hewan ternak. Mulai dari proses perencanaan desain, konstruksi bangunan, hingga perlengkapan di dalamnya, semuanya harus dilakukan secara hati-hati. Pastinya, dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk melakukan semua ini.

Nah, kerjasama dengan kontraktor kandang closed house system dapat meringankan. Mengapa demikian? Karena Anda tidak perlu melalui proses yang rumit, mulai dari pembuatan rencana desain kandang, penghitungan biaya pem bebek, puyuh, Sapi, kambing penghitungan kebutuhan perlengkapan, pencahayaan, ventilasi, dan sebagainya.

Lalu, di mana Anda bisa mendapatkan jasa membuat kandang close house berpengalaman, handal dan profesional? Silahkan hubungi kami untuk konsultasi melalui telp / SMS / WA di nomer 0812-3887-4441.

Kami melayani jasa perancangan, jasa teknik, pembangunan gedung hingga pemeliharaan dan renovasi kandang ayam, bebek, dengan open house system maupun closed house system.

Kami telah bekerjasama dengan sejumlah pengusaha peternakan skala sedang maupun besar di berbagai kota, khususnya di Pulau Jawa atau di luar jawa Dengan dedikasi dan komitmen atas kualitas dan ketepatan spesifikasi bangunan, kami telah hadir sebagai pilihan yang handal dan terpercaya, dengan prinsip berikut:


Perencanaan-Pembangunan-Kandang.jpg

Kandang merupakan salah satu komponen yang ikut menentukan keberhasilan usaha peternakan. Jika pembangunan kandang dirancang dengan baik, kandang tersebut bisa mempengaruhi performa ayam ke depannya. Contohnya, ketika kandang dibuat terlalu lebar (> 7 meter), padahal lebar kandang yang direkomendasikan tidak lebih dari 7 meter.

Imbasnya kenyamanan ayam akan terganggu karena semakin lebar kandang, ayam akan semakin sulit mendapatkan udara segar akibat sirkulasi atau pergerakan udara yang lambat. Jika sudah seperti ini, peternak tidak mungkin membongkar kandang dan membangun ulang, melainkan harus mengeluarkan uang lebih untuk menambahkan kipas angin (fan).

Selain perencanaan kandang, peternak juga perlu menyediakan peralatan kandang “sekomplit” mungkin agar semua kebutuhan ayam, terutama ransum dan air minum, bisa dipenuhi dengan baik.

Kenyamanan Sebagai Kunci Awal Perencanaan Pembangunan Kandang

Pada prinsipnya, kandang yang baik adalah kandang yang sederhana, biaya pembuatannya murah, dan memenuhi persyaratan teknis (Martono, 1996). Namun dari semua unsur itu, intinya kandang harus dibuat senyaman mungkin untuk ayam.

Kandang yang nyaman adalah kunci utama untuk mendukung pertumbuhan dan produktivitas yang optimal. Di dalam pembangunan kandang ayam ini semua kebutuhan untuk tumbuh harus tersedia, di antaranya ransum dan air minum yang cukup serta berkualitas, sistem ventilasi udara yang baik, serta suhu dan kelembaban udara yang optimal.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mendirikan atau pembangunan kandang, antara lain menyangkut:

Jenis usaha
Kandang yang akan dibangun harus disesuaikan dengan jenis ternak, apakah ternak ayam potong/pedaging, ayam petelur, atau jenis ayam lainnya.

Skala usaha
Semakin besar skala usaha, maka semakin banyak dan luas pula kandang yang harus dibangun.

Modal
Modal yang tersedia akan berpengaruh terhadap jenis bahan bangunan yang digunakan, tipe kandang, besar kandang, konstruksi, dan skala usaha.

Memilih Lokasi yang Tepat

Pemilihan lokasi kandang yang tepat merupakan “pondasi awal” untuk membangun peternakan yang baik dan nyaman. Dalam pemilihan lokasi ini hendaknya mempertimbangkan:

  1. Kondisi suhu dan kelembaban lingkungan apakah sesuai untuk karakter ayam yang mudah mengalami heat stress (stres panas).
  2. Topografi dan tekstur tanah serta sumber air.
  3. Luas lahan yang disesuaikan dengan target pengembangan peternakan.
  4. Akses transportasi dan instalasi listrik.
  5. Jarak dengan pemukiman warga, baik saat ini maupun alokasi wilayah tersebut di masa mendatang.
  6. Perizinan: Usahakan ada bukti resmi tentang pembangunan peternakan untuk menghindari penggusuran atau penutupan peternakan. Perizinan ini meliputi surat persetujuan dari masyarakat sekitar, rekomendasi dari desa, izin pemerintah kota atau kabupaten, izin mendirikan bangunan dan AMDAL, surat izin usaha dan surat izin gangguan (Hinder Ordo-nantie/HO).
  7. Jarak dengan peternakan lain: Environmental Code of Practice for Poultry Farm in Western Australia (2004) mempersyaratkan jarak antar peternakan hendaknya minimal 500 m. Namun di Indonesia, di mana kandang kebanyakan menggunakan sistem open house (kandang terbuka), direkomendasikan jarak antar peternakan minimal 1 km.

Menentukan Skala Usaha/Populasi Ayam

Setelah mendapatkan lokasi yang strategis, bagaimana menentukan kapasitas kandang ayam yang tepat? Kapasitas kandang sebaiknya ditentukan sesuai standar kepadatan ayam dewasa yang ideal, yaitu 15 kg/m2, atau setara dengan 6-8 ekor ayam pedaging dan 12-14 ekor ayam petelur grower (pullet) per m2nya.

Contohnya pembangunan kandang yang akan dibuat berukuran 25 x 7 m. Berdasarkan standar kepadatan tadi, maka pada kandang ukuran tersebut (luas kandang = 175 m2), idealnya diisi dengan 1050-1400 ekor ayam pedaging, atau 2100-2450 ekor ayam petelur.

Memilih tipe kandang
Tipe kandang pada dasarnya dapat dibedakan berdasarkan beberapa faktor, yaitu konstruksi, penempatan ayam dalam kandang, dan fase pemeliharaan ayam. Berdasarkan konstruksinya, terdiri dari:

Memilih Tipe Kandang

Tipe kandang pada dasarnya dapat dibedakan berdasarkan beberapa faktor, yaitu konstruksi, penempatan ayam dalam kandang, dan fase pemeliharaan ayam. Berdasarkan konstruksinya, terdiri dari:

Konstruksi atap
Berdasarkan konstruksi atapnya, kandang dibagi menjadi beberapa tipe yaitu:

Berbagai tipe dan bentuk atap di atas ikut mempengaruhi lancar tidaknya sirkulasi udara dalam kandang. Untuk ayam pedaging dan petelur komersial modern yang dipelihara di daerah tropis, sebaiknya peternak memilih tipe atap monitor karena mempunyai kecepatan sirkulasi udara lebih tinggi.

Konstruksi dinding

Jenis kandang berdasarkan konstruksi dinding dapat dibedakan menjadi kandang terbuka (open house), kandang semi tertutup (semi closed house) dan kandang tertutup (closed house).

Kandang sistem terbuka merupakan kandang yang dindingnya terbuka biasanya terbuat dari kayu atau bambu. Kandang tipeclosed house merupakan kandang dengan dinding tertutup dan biasanya terbuat dari bahan-bahan permanen dan dengan sentuhan teknologi tinggi sehingga biaya pembuatannya tidak murah.

Sedangkan kandang semi closed house adalah gabungan dari sistem open house dan closed house. Dinding kandang tipe ini ditutupi oleh tirai yang bisa dibuka, akan tetapi sudah menggunakan bahan-bahan permanen dan peralatan berteknologi modern.

Menentukan Layout (Tata Letak) Kandang

Idealnya, dalam suatu peternakan, calon peternak tidak hanya mendirikan kandang saja. Namun perlu dilengkapi dengan pos jaga, tempat parkir, kantor, gudang ransum, mess pegawai, dan bangunan pendukung lainnya. Penentuan letak atau posisi kandang maupun bangunan pendukung tersebut hendaknya dilakukan secara baik. Tujuannya agar alur distribusi ayam, personal (manusia), ransum maupun peralatan bisa berjalan efektif.

Tata letak ini juga merupakan bagian dari biosecurity (biosecuritykonseptual), karena bisa berperan menekan rantai penularan penyakit. Sangat disarankan di satu lokasi peternakan mengaplikasikan sistem one age farming atau all in all out (dalam 1 lokasi peternakan hanya terdiri dari 1 jenis ayam dengan umur danstrain yang sama), karena lebih memudahkan dalam monitoringpemeliharaan ternak secara seragam. Selain itu kemungkinan terjadinya penularan penyakit akibat variasi umur ternak juga lebih kecil.

Namun jika peternak terpaksa tidak bisa menerapkan sistem pemeliharaan all in all out, maka jarak kedatangan antar DOC sebaiknya jangan terlalu lama (kurang dari 1 minggu). Jika waktu tersebut tidak dapat dipenuhi maka saat chick in perlu memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. DOC yang berbeda umur atau waktu kedatangan jangan dipelihara dalam kandang brooder (indukan) yang sama.
  2. Jarak antar kandang ayam yang berbeda umur sebaiknya minimal 7 m (1 x lebar kandang).
  3. Arus distribusi personal maupun peralatan antar kandang dengan umur dan jenis ayam yang berbeda dibatasi, terutama pada saat masa DOC (starter) dan apabila terjadi out break penyakit.
  4. Jadwal monitoring sebaiknya dimulai dari ayam umur muda ke ayam berumur lebih tua (dewasa).
  5. Lakukan program desinfeksi secara rutin pada masing-masing kandang dengan menggunakan Antisep, Neo Antisep, Medisep, atau Zaldes.
  6. Program vaksinasi dibuat sama untuk semua kandang ayam.

Bangunan dan Struktur Kandang yang Baik

Konstruksi kandang yang baik rata-rata bisa bertahan 10 – 20 tahun. Prinsipnya, kandang harus dibuat dari bahan yang kuat dan tahan lama. Untuk bagian tiangnya bisa memakai balok kayu. Untuk penyangga atapnya bisa dari bilah bambu atau kayu. Sedangkan dindingnya bisa memakai anyaman bilah bambu atau kawat kasa. Untuk sekat-sekat kandangnya bisa memakai bilah bambu, lembaran seng, atau lembaran triplek.

Sedangkan beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait struktur kandang yang baik, di antaranya:

1. Lebar kandang

Lebar kandang terbuka sebaiknya tidak lebih dari 7 m agar sirkulasi udara optimal. Jika lebih dari 7 m sebaiknya ditambahkan atap monitor maupun fan atau blower di tengah kandang. Jarak antar kandang minimal 1 x lebar kandang dan usahakan di antara kandang itu tidak terdapat tanaman yang bisa mengganggu sirkulasi udara.

2. Tinggi lantai

Ketinggian lantai idealnya ≥ 1,5 m sehingga sirkulasi udara baik dan mempermudah proses pembersihan serta desinfeksi kandang.

3. Atap

Ada 3 hal yang perlu diperhatikan terkait atap ini. Pertama, bahan yang digunakan. Umumnya atap kandang menggunakan genting, alumunium, asbes atau seng. Pemilihan bahan atap ini hendaknya memperhatikan suhu lingkungan, ketahanan dan biaya.

Penggunaan atap dari seng menjadi kurang efektif untuk daerah dengan suhu panas karena bisa memicu heat stress (stres panas). Kedua, derajat kemiringan dan jarak atap dengan lantai kandang. Kemiringan atap yang direkomendasikan ialah 30-35o. Ketiga, jarak atap dan lantai kandang yang optimal ialah 2,5 – 3 m.

Demikian informasi terkait perencanaan pembangunan kandang yang dapat kami berikan. Kandang merupakan tempat tinggal ayam dalam melakukan semua aktivitasnya. Mulai dengan makan, minum, dan tentu saja tumbuh maupun menghasilkan telur. Untuk itu, kita sebagai calon peternak perlu memperhatikan kenyamanan kandang dengan merencanakan pembangunan kandang yang baik. Semoga bermanfaat.


Peralatan-Kandang-Ayam.jpg

Peralatan kandang Closed House dan Open House adalah Sebagai berikut :

  • Exhaust Fan 36, 42, 50 inch\
  • Cooling pad ( 1,5 × 60 × 16 )
  • Feedering System
  • Nipple Deringcup System
  • Pemanas kandang Suver Saver Heater
  • Temptron 304D
  • Dosatron D25 RE2
  • Autometic roller system ( Curt O Metic )
  • Hand Winch
  • Alunium Foil
  • Terpal / Tirai
  • Timbangan Digital 50 – 200 Kg.

Untuk type kandang semi closed house pada dasarnya sama, untuk membedakannya pada umumnya kontrol suhu, tempat pakan manual dan bisa juga di sesuikan dengan kebutuhan.

Peralatan Kandang Open Pada Umumnya

  • TPA Tempat pakan manual 5 – 10 kg
  • Feeder protektor 6 kg
  • BCK Baby Chick 4 kg
  • Tempat minum manual
  • TMAO Tempat minum otomatis galon
  • Gasolec / kompor semawar
  • Kipas Angin 30 inch
  • Tepal dan tali tambang
  • Timbangan gantung 50 – 100 Kg

Jika Anda ingin membuat kandang ayam close house atau open house, kami siap membantunya. Anda juga bisa memilih paket kandang lengkap dengan peralatan kandang, silahkan konsultasi dengan kami via chat WA atau telepon 0812-3887-4441 team mastertukang.co.id siap mewujudkan keinginan Anda.

Menyiapkan Peralatan Kandang

Selain kandang, peralatan kandang juga menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari konstruksi kandang. Peralatan ini akan mendukung terwujudnya kandang yang nyaman. Secara umum peralatan kandang terdiri dari tempat ransum, tempat minum, pemanas, lampu untuk pencahayaan, sprayer untuk pembersihan dan desinfeksi kandang serta peralatan, keranjang ayam, timbangan, egg tray, dan alat suntik. Untuk kebutuhan tempat ransum dan tempat minum sendiri, contohnya dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2.

Usahakan agar jumlah tempat ransum (TRA) dan tempat minum (TMA) tidak kurang dari kebutuhan agar menekan terjadinya persaingan antar ayam baik dalam hal ransum, air minum maupun ruang gerak. Atur pula agar tinggi piringan tempat ransum ayam (TRA) setinggi punggung ayam. Di lapangan tak jarang pengaturan jumlah, distribusi, serta ketinggian TRA yang tidak disesuaikan dengan umur dan kepadatan ayam, justru menurunkan konsumsi ayam.

Peralatan lainnya seperti pemanas wajib disediakan sebagai penghangat anak ayam di masa brooding. Beragam bahan bakar dapat digunakan peternak untuk menghidupkan pemanas di masabrooding. Bahan bakar yang lazim digunakan di antaranya gas, kayu bakar, batu bara, dan minyak tanah.

Pemanas berbahan kayu bakar dan batu bara secara ekonomi memang tergolong murah, namun memiliki kelemahan, yaitu sulit diatur suhunya serta menghasilkan asap yang dikhawatirkan mengganggu kesehatan ayam. Sedangkan pemanas berbahan bakar gas, secara ekonomi memang lebih mahal harganya, namun mudah dioperasikan, aman dan tahan lama (awet). Panas yang dihasilkan pun stabil, terfokus, tidak menimbulkan polusi suara maupun udara (asap), serta suhunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Lebih efisiennya pemanas berbahan bakar gas karena pemanas jenis ini memiliki regulator yang memungkinkan energi panas diatur sesuai kondisi dan kebutuhan ayam.

Selain pemanas, peralatan yang juga penting disediakan ialah timbangan. Baik ayam pedaging maupun petelur, penimbangan berat badan dapat dilakukan secara rutin tiap minggu dan saat panen. Penimbangan rutin tiap minggu dinamakan pula kontrol berat badan. Sebaiknya gunakan timbangan yang memiliki sensitivitas lebih tinggi agar berat badan ayam per individu dapat lebih teliti diamati.

Ada dua model timbangan yang dapat digunakan sesuai kebutuhan yaitu:

  • Timbangan gantung

    Model timbangan ini paling sering digunakan untuk menimbang ayam karena memiliki beberapa kelebihan antara lain lebih praktis, ringan dan mudah dibawa. Lebih praktis karena bisa digunakan untuk menimbang berat badan ayam langsung maupun menggunakan keranjang. Hanya saja, saat menimbang ayam harus diikat kakinya terlebih dahulu agar memudahkan penggantungan ayam.

  • Timbangan duduk

    Timbangan duduk cocok untuk mengurangi kematian dan meminimalisir resiko afkir saat penimbangan akibat patah sayap atau kaki. Metodenya ialah timbang keranjang dahulu untuk menentukan berat keranjang, baru kemudian keranjang diisi dengan ayam.

Peralatan berikutnya yaitu keranjang ayam yang dibutuhkan saat pengangkutan ayam pedaging ketika panen dan pemindahan ayam petelur dari kandang pembesaran ke kandang baterai. Saat panen, keranjang ayam diisi 15 ekor ayam (atau tergantung besar ayam dan kapasitas keranjang ayam). Tujuannya untuk menghindari kematian akibat ayam berdesakan dalam keranjang.


Kandang-ayam-close-house-Sistem.jpg

Banyak yang menanyakan seputar bagaimana cara manejemen kandang closed house yang baik dan efektif, pada artikel kali ini, kami mastertukang.co.id akan mengulas perihal manejemen kandang closed house terbaik.

Manajemen Kandang Closed House

Menurut sebagian praktisi, sistem close house atau kandang tertutup merupakan sesuatu yang exclusive. Dulu penulispun merasakan hal yang sama. Mengapa demikian ? Karena kurang pahamnya penulis mengenai prinsip–prinsip dasar operasional kandang ayam close house.

Jika didalami, ke- exclusive close house sebenarnya terlu berlebihan. Pada dasarnya clouse house sama saja dengan open house. Hanya kebiasaan open house yang tidak memikirkan tentang iklim secara menyeluruh, maka begitu mengoperasikan clouse house agak kagok.

Jika hal ini berlanjut maka tentu akan menimbulkan efek negatif terhadap pertumbuhan dan produktifitas ayam. Untuk menghindari konotasi berlebihan, marilah kita tidak lagi menggunakan istilah close house tatapi mulai sekarang kita sebut kandang tertutup saja.

Lingkungan Ayam

Sebelum mempelajari kandang tertutup, marilah kita pahami terlebih dahulu lingkungan yang cocok untuk kehidupan ayam. Lingkungan ideal bagi pertumbuhan dan produktivitas ayam adalah suhu dan kelembababan yang tepat.

Banyak pakar yang menyampaikan terkait suhu dan kelembaban ideal bagi ayam. Salah satunya adalah Keith J. Rosario, yang menyarankan agar suhu efektif pada kisaran 200C – 270C dengan kelembaban di bawah 50%.\

Menurut Chavalchini, Cerolini, Mariani (1990), suhu lingkungan untuk dapat mempertahankan suhu tubuh ayam tetap stabil adalah 260C – 270C. Namun berdasarkan pengalaman penulis, suhu dan kelembaban ideal bagi ayam adalah disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan ayam.

Selain lingkungan ideal, ayam juga membutuhkan udara segar untuk bernafas, pakan dan air minum untuk hidup, pertumbuhan dan produksi, serta pemanas yang dibutuhkan semasa brooding.

Ayam juga akan mengeluarkan feses, gas buang berupa H2O dan CO2 serta panas metabolik. Pemanas/Brooder membutuhkan Oksigen untuk pembakaran dan menyisakan CO2 gas. Feses dan air yang disekresikan oleh ayam akan ditampung oleh litter, kemudian mengalami penguraian oleh bakteri pengurai menjadi amoniak dan H2O.

Seluruh rangkaian proses ini terjadi dalam satu ruangan tertutup. Ketidak normalan supaly oksigen dapat menimbulkan bebagai masalah penyakit metabolik, seperti Acites, Prolapsus dan penyakit infeksius lain sebagai ikutan seperti Enterities, IB, CRD dan lainnya.

Untuk itu perlu dipikirkan suplay udara agar kebutuhan udara untuk metabolisme ayam dan pembakaran untuk pemanas dapat berjalan sempurna. Selain itu, perlu dipikirkan pengeluaran gas buang dari dalam kandang agar tidak mengganggu proses kehidupan ayam.

Seluruh tantangan tersebut harus dipikirkan oleh pengelola kandang tertutup agar dalam pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan baik tanpa menimbulkan masalah berikutnya.

Konsep Ventilasi Dan Evaporating Cooling

Konsep Ventilasi

Pertama, berapa kebutuhan udara segar? Kebutuhan udara harus disesuaikan dengan beban kandang. Beban kandang yang dimaksud adalah kebutuhan volume udara per-jam yang dibutuhkan ayam berdasarkan total bobot badan. Umumnya menggunakan satuan m3/jam atau dengan satuan CFM(cequare feet per-menit).

Kedua, kebutuhan udara untuk memindahkan gas buang dan udara panas. Pemindahan udara ini dikenal dengan istilah Exchange Rate.Exchange rate normal adalah 60 detik, dan yang terbaik adalah 45 detik.

Ketiga, kebutuhan udara berefek pada kecepatan udara dalam kandang. Dengan satuan m/s atau fpm (feet per-menit). Kecepatan angin akan berpengaruh pada whind chill effect.

Keempat, Whind chill effect merupakan istilah terkait suhu efektif.

Kelima, kebutuhan udara yang dikenal saat ini adalah kebutuhan udara minimal. Kebutuhan udara minimal ini sesuai dengan petunjuk produsen strain bersangkutan. Sebagai contoh :

  • Hubbard Flex = 8m3/Kg/jam
  • Cobb = 6m3/Kg/jam
  • ISA Brown = 4m3/Kg/jam

Konsep Evaporating Cooling

Pertama, Evaporating cooling sistem hanya bertujuan untuk menurunkan suhu dalam kandang. Tetapi memiliki resiko minimbulkan kenaikan kelembababan dan dapat membentuk titik titik air pada litter (moisture).

Kedua, setiap penurunan suhu 10C dengan menggunakan evaporating cooling sistem akan meningkatkan 5% kelembaban.

Ketiga, kelembaban (%) ditambah suhu dalam satuan (Fahrenhaid) akan membentuk Heat Indek (HI). HI >160 akan menimbulkan stress, dan HI >180 akan menimbulkan kematian. Perhatikan tabel beriktu (sumber : Presentasi Gemilang Citra Indo, Januari 2005).

Selama masih di Indonesia, kami siap menjadi partner Anda dalam pembuatan kandang ayam close house. WA kami sekarang juga ke 0812-3887-4441

Beban Kandang Dan Kebutuhan Udara Minimum Kandang Tertutup

Setelah memahami lingkungan ayam pada kandang tertutup dan konsep ventilasi serta cooling sistem kandang ayam close house, maka kita akan melangkah maju ke hal berikutnya.

Apa itu beban kandang dalam kaitannya dengan kebutuhan udara segar? Beban kandang yang dimaksud dalam hal ini adalah total udara minimum yang dibutuhkan untuk mensupport sejumlah berat total ayam yang ditanggung oleh kandang bersangkutan.

Untuk memahami hal tersbut, sebaiknya kita mulai latihan dengan menghitung kebutuhan udara minimum untuk beban maksimum. Jadi kita ambil jumlah ayam terbanyak dengan bobot badan tertinggi untuk standart bobot badan strain terkait.

Sebagai contoh :

  • Strain Flex.
  • Jumlah ayam total betina dan jantan 7.700 + 770 = 8.470 ekor.
  • Bobot badan rata-rata 2,49 Kg/ekor.
    Maka total bobot badan yang ditanggung oleh kandang tersebut adalah : 21.090,3 Kg.

Selanjutnya, berapa kebutuhan udara segar minimum?. Kebutuhan udara segar minimum untuk kandang clouse selalu terkait dengan dua hal :

  1. Beban kandang
  2. Kebutuhan udara minimum per-KgBB Per-Jam.

Kebutuhan udara minimum bergantung pada strain bersangkutan, misalnya :

  • Hubbard Flex = 8m3/Kg/jam
  • Cobb = 6m3/Kg/jam
  • ISA Brown = 4m3/Kg/jam

Apabila kita ingin mengetahui berapa kebutuhan udara minimum dari ayam tersebut di atas. Maka perhitungannya adalah :

  • 8 m3/KgBw/Jam x 21.090,3 KgBw =168.722,4 m3/Jam
  • 4,709 ft3/KgBw/menit x 21.090,3 =99.314,22 ft3/menit (CFM)

Jadi kebutuhan udara segar minimum kandang bersangkutan adalah :
168.722,4 m3/Jam atau 99.314,22 CFM

Supply Udara Sesuai Kebutuhan Beban Kandang

Jika kita telah memahami kebutuhan udara minimum sesuai beban kandang yang ditanggung, maka kita dapat melajutkan pelajaran berikutnya. Yaitu menghitung supply udara yang diperlukan. Dalam hal ini pembahasan tetap pada posisi kebutuhan udara minimum pada beban kandang maksimum.

Langkah-langkahnya adalah :

1. Pertama :
Perhatikan luas penampang kandang (lebar x tinggi rata-rata kandang).

• Misalnya : lebar 14 m x tinggi rata-rata 2,5 m
Luas penampang menjadi = 35 meter2

2. Kedua :
Berapa kecepatan maksimum yang dapat dicapai jika seluruh kipas dinyalakan.
Misalnya dari hasil observasi kecepatan angin kandang dalam satu garis penampang didapatkan data sebagai berikut (satuam m/s) :
Jika dihitung rata-ratanya didapatkan hasil 2,5 m/s

3. Ketiga :
Kalikan luas penampang dengan kecepatan angin maksimum yang dicapai.
Yaitu : 35 m2 x 2,5 m/s = 87,5 m3/s,
Jika diubah menjadi per-jam, maka perhitungannya adalah :
85,7 m3/s x 3.600 s = 308.520 m3/jam atau 181.615,44 CFM

4. Keempat :
Bandingkan kemampuan ventilasi untuk mensuplay udara maksimum dalam kandang dengan kebutuhan udara kandang.

Hasilnmya adalah :
• 168.722,4 m3/Jam (lihat Bab III) < 308.520 m3/jam

Artinya = kemampuan maksimum ventilasi kandang untuk mensupaly udara segar minimal adalah lebih besar dibandingkan kebutuhannya.


Kandang-Ayam-Close-House.jpg

Kandang ayam close house sistem dibuat dengan tujuan supaya aspek lingkungan seperti cuaca, panas, hujan, angin serta terik matahari tidak mempunyai pengaruh banyak saat pemeliharaan. Di bawah ini keuntungan kandang ayam closed yang patut Anda pertimbangkan.

Keuntungan Kandang Ayam Closed House

  1. Tingkatkan kemampuan pemeliharaan.
  2. Ayam lebih nyaman, sehat, fresh serta tenang.
  3. Aliran udara menjadi lebih baik
  4. Produktivitas menjadi maksimal
  5. Tenaga kerja lebih efisien
  6. Temperatur bisa dikontrol sesuai kebutuhan
  7. Aspek lingkungan tidak bertindak banyak waktu pemeliharaan

Contoh Foto Bentuk Kandang Ayam Close House

Kandang Ayam Close House

Kandang ayam close house Sistem

Jika Anda ingin jadi peternak ayam yang sukses, kandang ayam sistem close house bisa menjadi pilihan. Jika Anda ingin konsultasi pembuatan kandang ayam close house menggunakan baja, silahkan contact kami di nomer HP 0812-3887-4441.

Jasa Pembuatan Kandang Ayam Close House

Pengerjaan kandang ayam sistem close house harus dikerjakan dengan teliti, karena itu Anda harus memilih kontraktor kandang ayam close house yang telah berpengalaman pada bidangnya dan telah memiliki portofolio dibidang ini.

Pembuatan kandang ayam model close house tidak bisa dikerjakan oleh sembarang tukang bangunan, karena setiap sistem ada perhitungan tersendiri. Kami mastertukang.co.id adalah tempat berkumpulnya lulusan teknik sipil terbaik dari berbagai univeristas terkemuka di Indonesia, siap mewujudkan keinginan Anda dalam membangun kandang ayam tipe close house sesuai dengan budget dan keinginan Anda.

Dalam membuat kandang ayam close house, team kami sendiri yang akan mengerjakan tidak kami out sourcing ke pihak ketiga. Sehingga kualitas benar-benar kami perhatikan. Silahkan hubungi kami di nomer 0812-3887-4441 kandang ayam sistem close house seperti apa yang Anda inginkan. ~SY~

 


PT. Anugerah Alam Utama (Master Tukang)

Alamat Pabrik & Workshop

Jl. Veteran No 25, Selomanen, Purwokerto,
Ngadiluwih – Kediri

+62 812 3887 4441

www.mastertukang.co.id

[email protected]

Ikuti Aktivitas Kami

Sosial Media



Apa Yang Bisa Kami Lakukan

Layanan Kami

– Kontraktror ACP
– Jasa Curtain Wall
– Pabrik Plat Ornamen
– Kontraktor Baja WF
– Pembuatan Pagar
– Jasa Pasang Kanopi
– Jasa Advertising
– Jasa Aluminium
– Jasa Partisi Kaca & Pintu Kaca